PLN Pulihkan 98,3% Jaringan Listrik Pasca-Gempa NTT, Danantara dan BUMN Kerahkan Bantuan ke Lokasi Bencana

PLN Pulihkan 98,3% Jaringan Listrik Pasca-Gempa NTT, Danantara dan BUMN Kerahkan Bantuan ke Lokasi Bencana
PLN mencatat 98,3% jaringan listrik di lokasi terdampak gempa NTT berhasil dipulihkan.

RIAU — Pemulihan pasca-gempa di NTT berjalan cepat berkat koordinasi langsung antara Danantara Indonesia dan Badan Pengelola BUMN. Lewat program BUMN Peduli, sejumlah perusahaan plat merah bergerak serentak, tidak hanya menyalurkan bantuan logistik tetapi juga memulihkan infrastruktur krusial yang dibutuhkan warga untuk kembali beraktivitas normal.

Manajemen Danantara Indonesia menyatakan aksi ini merupakan wujud kepedulian terhadap situasi darurat di lapangan. "Sebagai wujud kepedulian, Danantara Indonesia bersama BP BUMN bergerak cepat merespons situasi di Nusa Tenggara Timur dengan mengoordinasikan langkah pemulihan melalui BUMN Peduli," tulis manajemen dalam unggahan resminya, Minggu (16/8/2026).

PLN dan Telkom Fokus Pulihkan Listrik serta Jaringan Komunikasi

Di tengah kondisi darurat, pasokan listrik menjadi prioritas utama. PT PLN (Persero) diterjunkan untuk menyediakan penerangan darurat sekaligus mempercepat perbaikan sistem kelistrikan yang sempat terganggu akibat getaran gempa.

Hasilnya terbilang signifikan. Hingga saat ini, PLN mencatat sebanyak 88% pelanggan telah kembali menikmati aliran listrik, dan 98,3% jaringan di lokasi terdampak sudah berhasil dipulihkan. Angka ini menunjukkan pemulihan teknis berjalan lebih cepat dari perkiraan awal.

Di sektor telekomunikasi, Telkom Indonesia bergerak memulihkan jaringan agar koordinasi petugas di lapangan dan komunikasi antarwarga tetap lancar. Konektivitas yang stabil menjadi kunci utama dalam proses evakuasi dan distribusi bantuan.

Bank Mandiri dan BRI Salurkan Kebutuhan Dasar untuk Warga Terdampak

Dukungan logistik datang dari sektor perbankan. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar bagi para pengungsi dan warga yang rumahnya rusak.

Kedua bank BUMN tersebut menyalurkan bantuan secara langsung ke sejumlah titik bencana. Langkah ini diambil untuk memastikan kebutuhan pokok seperti makanan, air bersih, dan perlengkapan darurat tersedia di tengah masa pemulihan.

Sinergi antar-BUMN ini diharapkan mampu mempercepat normalisasi kehidupan masyarakat NTT. Dengan infrastruktur listrik dan komunikasi yang kembali menyala, serta pasokan logistik yang terpenuhi, warga dapat mulai membangun kembali aktivitas ekonomi dan sosial mereka pascabencana.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index