Pemprov Riau Buka Peluang MoU dengan Yayasan Hutan Tropis, Pendampingan Siap Merata ke 19 Desa

Jumat, 18 September 2026 | 00:06:31 WIB

PEKANBARU — Pelaksana Tugas Gubernur Riau SF Hariyanto menyambut baik rencana kerja sama tersebut. Menurutnya, kolaborasi dengan pihak eksternal bisa dilakukan selama bertujuan positif dan memberi manfaat bagi pembangunan daerah.

Yayasan Hutan Tropis saat ini mendampingi warga di 19 desa yang masih memiliki sisa tutupan hutan. Jika nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemprov Riau terwujud, pendampingan diharapkan merata ke seluruh daerah di provinsi itu.

"Maksud dan keinginan dari Yayasan Hutan Tropis untuk menjalin kesepakatan serta kolaborasi dengan pemerintah daerah tentu kita sambut baik. Selama niatnya positif untuk membangun Riau, tidak ada masalah dan akan kita dukung sepenuhnya," ucap SF Hariyanto.

Pendampingan Petani di Lahan Marginal Indragiri Hulu

Sekretaris Yayasan Hutan Tropis Nofri Iswandi menyebut lembaganya berafiliasi dengan Earthworm Foundation di Swiss. Organisasi itu mendorong praktik bisnis bertanggung jawab dengan menempatkan aspek sosial dan lingkungan sebagai bagian dari pembangunan usaha.

Salah satu implementasi yang sudah berjalan ada di sektor perkebunan. Tim yayasan mendampingi petani yang mengelola lahan marginal atau kurang subur agar kembali produktif melalui aplikasi pupuk organik dan teknik tertentu.

"Contoh implementasi konkret sektor perkebunan, tim kami mendampingi petani di lahan marginal atau kurang subur dengan aplikasi pupuk organik dan teknik tertentu sehingga lahannya menjadi produktif. Itu sudah ada buktinya pada petani bimbingan kami di Indragiri Hulu," ungkap Nofri.

Pendekatan serupa, kata dia, diarahkan untuk membantu masyarakat menjaga lingkungan sekaligus mengembangkan potensi ekonomi secara berkelanjutan.

Kolaborasi Tak Membebani APBD Riau

Nofri menegaskan seluruh tim dan sumber daya dari yayasan disediakan tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Kehadiran mereka dimaksudkan membantu percepatan program kerja di sejumlah dinas.

Dinas yang disebut antara lain Dinas Perkebunan (Disbun), Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Riau.

"Seluruh tim dan sumber daya dari kami disediakan tanpa membebani anggaran daerah. Kami hadir untuk membantu percepatan program kerja di dinas-dinas seperti Disbun, Disnaker, dan DLHK," tambahnya.

DLHK Riau Siap Proses Penandatanganan MoU

Plt Kepala DLHK Riau M Job Kurniawan menyatakan arahan pimpinan akan segera ditindaklanjuti di tingkat teknis. Pembahasan diarahkan untuk mempersiapkan kesepakatan hingga proses penandatanganan MoU.

"Arahan Bapak Gubernur akan segera kami tindak lanjuti di tingkat teknis untuk memproses kesepakatan dan penandatanganan MoU. Kami menyampaikan terima kasih atas kepedulian dan kontribusi Yayasan Hutan Tropis di Riau," pungkasnya.

Belum ada jadwal pasti kapan penandatanganan MoU dilakukan. Pemprov Riau dan Yayasan Hutan Tropis sepakat menempatkan aspek lingkungan, masyarakat, dan keberlanjutan usaha sebagai dasar kerja sama.

Terkini